Aku berjalan menyongsong
senja
Kebingungan dan bimbang
sahaja
Tak tahu kaki ini akan berhenti
bertahta
Kemaksiatan yang tumbuh
dalam nurani
Aku bingung layaknya burung
gagak
Yang hanya melanjutkan hidupnya
untuk kabut hitam
Memejam matanya di waktu
pagi
Wahai awan putih
Sertailah embun yang
membawa nurani damai
Sampai waktu tertegun dan
habis untuk menyongsong hidup

Tidak ada komentar:
Posting Komentar